Goresan Motivasi Dari Mereka Yang Menginspirasi
📝📝📝
"Pergi Mengukir Prestasi, Pulang Membangun Negeri"
Kalimat di atas merupakan tema dari seminar yang saya ikuti tadi pagi. Tema yang begitu memikat, menarik minat masyarakat mendaftarkan diri untuk dapat mengikuti seminar tersebut. Itu semua terbukti, dilihat dari penuhnya Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tempat diselenggarakannya acara. Acara yang diadakan oleh CSSMoRA, sebuah komunitas yang pula merangkap sebagai organisasi santri-santri yang mendapatkan beasiswa dari Kemenag kurang lebih berjalan selama 4 jam lamanya yang diselingi oleh penampilan sulap dari salah satu mahasiswa UIN.
Seminar tersebut dibuka oleh keynote speaker, Bpk. I Made Andi Arsana dengan kisah inspiratifnya yang sangat sayang untuk dilewatkan. Kata-kata beliau yang hingga kini masih terngiang jelas di benak saya adalah "Cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya." Tepat setelah kalimat itu terlontar, keoptimisan saya meningkat seketika dan detik itu pula saya bertekad untuk keluar dari zona aman untuk menggapai segala mimpi-mimpi yang telah saya terbangkan di angkasa bebas.
Selain beliau, ada pula narasumber lainnya yang mengisi seminar itu. Mereka adalah pemuda-pemudi inspiratif dengan segala pengalamannya. Ada mas @puguhdwikuncoro (Founder Indonesian Youth Dream, etc) @_ibrahimmalik_ (co-founder CLI, etc) @febriantihidayah (peraih beasiswa LPDP, etc) dan Pak Ghaffar (peraih beasiswa 5000 doktor). Kenapa "etc"? Karena banyak prestasi2 lainnya yang mereka miliki selain yang saya sebutkan di atas.
Dari setiap narasumber ada kata-kata inspiratif yang begitu melekat dan memikat. Mas Puguh misalnya, kata-kata yang begitu melekat hingga sekarang di pikiran saya adalah "Mimpi itu belum besar kalau belum ditertawakan oleh orang lain." Ah! Rasanya begitu bahagia mendengar kalimat ini. Kesedihan yang dahulu sempat menghantui kini perlahan memudar.
Selain itu ada pula kalimat inspiratif dari mas Ibrahim dengan 10 IN 365 - nya. (10 countries in 365 days)
" Setiap orang punya porsi dan waktunya masing-masing untuk melangkah sukses ke depan. Kita tidak sedang berkompetisi dengan orang lain tapi kita berkompetisi dengan diri sendiri. Karena musuh yang sebenarnya adalah diri kita sendiri!" Begitu ujarnya dengan energi positif yang mengalir. Mas Ibrahim meyakinkan setiap peserta seminar bahwa setiap orang pasti akan sukses, namun ada timingnya masing-masing.
Seminar ini benar-benar membuka mindset baru bagi saya. Para narasumber yang hebat dengan segala prestasinya namun tetap down to earth mampu mengalirkan nilai-nilai serta semangat positif untuk terus bangkit dan berjalan ke depan. Informasi mengenai beasiswa ke luar negeri pun dipaparkan dengan lugas memudahkan para scholarship hunter memahami setiap pembahasan. Seminar Nasional tersebut kemudian ditutup dengan pembagian doorprize bagi peserta yang beruntung.
Terima kasih kepada para narasumber atas kisah inspiratif, energi positif serta ilmu yang bermanfaat In Sya Allah. Terima kasih pula kepada CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga yang telah mengadakan acara ini, semoga masih ada seminar Nasional lainnya untuk ke depan nanti yang pastinya tidak kalah inspiratifnya...🙏🙏
Salam loyalitas tanpa batas 👊
Yogyakarta, 19 Maret 2017
Nai.Najiha
-late post 😂
0 komentar